Postingan

JEJAK LANGKAH KAKI LELAKIKU

Gambar
Saat senja mulai meredup dengan malu Saat ituah aku ingin menceritakan kisah tentang kita, Sebuah kisah yang hanya dengan satu asa, merangkai kata dalam titah Illahi, Jauh benua ini luas membentang seolah busur pemisah antara jarak dua hati, padahal tetap saja, jarak itu tak lebih dari sejengkal ujung jari Aku menyebutnya dua benua cinta yang akan tetap erat merangkul dua hati walaupun jarak memisahkan ratusan bahkan ribuan mil sekalipun bahkan langkah kakimu, yang tenang menapakpun seolah disampaikan oleh angin kepadaku menjadi saksi atas kebulatan tekad dalam rangkuman niat memasuki sebuah tempat di mana hatimu akan mendapatkan ujian Langkah kaki ringanmu, terdengar jelas sekali di telingaku walaupun suara itu lebih ringan dari angin bahkan melebihi ringannya udara di atas udara teruslah berjalan teruslah melangkah teruslah berbuat wahai lelakiku.. dimanapun kamu saat ini.. Aku yakin telepati hatiku ada bersamamu. sbr: benua-benua cinta

ADELAIDE GREEN CITY VERSUS KAWASAN GREENWICH PARK

Gambar
ADELAIDE GREEN CITY VERSUS KAWASAN GREENWICH PARK ---Semerbak bangunan Ramah Lingkungan--- Pemandangan-pemandangan alam yang mempesona, seringkali menjadi sebuah lukisan yang tertangkap dengan definisi kekaguman yang luar biasa dengan keajaiban tangan sang Pencipta.  Begitu pula jika harus berdiri di sebuah bangunan mahakarya dari tangan manusia yang memadukan seni artistik kehidupan dan keindahan kuas hijau alam semesta. Banyak di antara kita suka sekali mengambil foto keindahan alam ciptaan Tuhan, dengan alasan bahwa bangunan-bangunan megah sekarang ini  tidak ada segi alami yang bisa dijadikan sebagai karya seni yang tetap membumi. Well,  Saya suka nuansa alam di Adelaide, Australia selatan.  Adelaide adalah salah satu kota yang yang mendukung program lingkungan (Australia’s most environmentally sustainable cities). Beberapa saat tinggal di kota ini, saya merasakan memang predikat ini pantas untuk disematkan di pundak Adelaide.   Kita ambil con...

Kisah tentang Haji Abdul Malik Karim Amrullah

Gambar
Copas dari Inbox message fb saya ^_^ Ada cerita bagus: Pada Ramadan lalu saya ingat cinta seorang lelaki berkopiah kepada seorang perempuan muslimah mungkin perempuan terbaik dalam hidupnya. Di masa sulit pemerintahan Soekarno, di suatu sore di bulan Ramadan, muslimah yang dicintai seorang lelaki berpeci itu menunggu kedatangan tukang susu murni. Tukang susu langganannya biasa mengantar susu tiap sore pukul empat. Sementara anaknya, yang rutin minum susu murni itu, biasa minum pukul lima sore. Tapi pukul empat, setengah empat, pukul lima berlalu tukang susu tak kunjung datang. Perempuan itu mulai panik. Waktu maghrib datang tukang susu baru tiba. Perempuan muslimah yang khawatir itu melangkah tergesa-gesa ke luar rumah. Mungkin akan marah-marah. Cepat-cepat tukang susu mengeluarkan termos kecil dari tasnya, menyerahkan susu pesanan perempuan itu, dan meminta maaf. “Ada halangan di jalan,” katanya. Tukang susu kemudian buru-buru mohon ijin membatalkan puasa. Tapi per...

BE AWARE!! JANGAN SENTUH YANG NAMANYA PPIA (PERHIMPUNAN PELAJAR INDONESIA AUSTRALIA)!

Gambar
PERHATIAN! YANG PADA BELAJAR DI AUSTRALIA Penting untuk dibaca!- yang lain juga! gambar dari SINI Dear all teman ,  Jangan bergabung dengan PPIA ya! dengan alasan sebagai berikut: 1. Kalau teman tidak mau tambah saudara 2. kalau teman tidak mau ikut terlibat kegiatan yang bermanfaat bagi banyak orang 3. kalau teman tidak mau menyibukkan diri dengan hal yang positif well, sebenarnya masih ada banyak hal lain yang saya khawatir kalau saya informasikan, teman-teman pada marah ke saya, jadi, dibaca sendiri di webnya PPIA di SINI ya. udah dibaca? Tuh kan, kegiatannya PPIA positif-positif sich. So, mau sentuh nggak? Saya teringat dengan sebuah quote dari om Thomas Chalmers yang so sweet, si Om bilang " The grand essentials of life are something to do, something to love, something to hope for."  Simpel sich, tapi dalem banget tuch artinya.  So, buat temen semua yang sudah membuat target kontribusi, perluas jaringan, nambah pengalaman, namb...

SAMBUTAN UNTUK MUSIM SEMI DI ADELAIDE

Gambar
Sudah beberapa hari ini,  waktu di Adelaide seolah terbungkus oleh selaput Es. Dingin, beku, walaupun tanpa salju. Penghujung Agustus sudah dekat, September mulai merapar menunjukkan semangat musim seminya. Tapi aneh, suhu masih saja berusia Todler, berkisar empat, tak jarang 3 derajat celcius.  Selaput es yang menyokong udara, ternyata menjadi selaput hangat para bunga yang melebihi warna pelangi. Merah, Pink, Putih, Kuning dan banyak lagi.  Kakiku mulai terasa tak bersahabat lagi dengan bumi. kemana ia melangkah, di dalam kamar sekalipun, sandal berbulu hangat harus selalu menyelimutinya. Hidungku tak lagi mampu menahan rona merah epistaksis . Walaupun menggumpal, tapi tetap saja terasa menyiksa.  Fluktuasi suhu yang aneh menjadi wakil dari anomali air. tak bisa diprediksi. sudah saja. 

Tangisan idul fitri

Malam ini adalahsaat dimana ramadhan harus berakhir. saat ini adalah malam d mana sebuah pagi yang bertaburkangema takbir dan berbalut shalat Ied akan bersemayam indah. Dan malam ini juga, tembokpun ikut menangis..memberikan rintik-rintik embun basahnya. bagaikan peluh keringat yang tak terseka. bagaikan airmata rindu yang tak tertahan. ya, uap yang terbang dari panci dapur berisikan lontong-lontong idul fitri yang menyambut datangnya pagi itu menyapa dinding dan menekan air mata peluh keluar darinya. malam semakin berlari, berkejaran dengan waktu yang menyapa hari. kudengar masih ada takbir berkumandang dari channel radio yang diputar oleh pak Dicky. sementara mbak Nanda, sang istri tercinta masih menekuri kue-kue berparas putri salju, kastengel dan si corn flakes. dan aku, menghabiskan waktuku mberkutat untuk bisa memahami rumus setiap adonan. susah-susah gampang. di saat seperti ini, kemampua n mengingat dan berkutat langsung dengan adonan menjadi sebuah hal yanh bersifat wajib...

SAYAP MALAIKAT

Gambar
 picture is from HERE Aku melangkah dengan senyum terkembang.  Aku tidak sendirian. begitu bisikku.  Innallaha Ma'anna . Allah bersama kita.  Itu pasti. Kali ini, aku ditemani oleh banyak malaikat yang membentangkan sayap indahnya. Itulah kenapa langkahku terasa ringan.  jalan-jalan yang kutapaki adalah jalan-jalan menuju surga. Itulah kenapa langkahku begitu bersemangat.  ini adalah sebuah langkah dimana ikan paus di lautpun bershalawat dengan riangnya. walaupun gelap tengah membalut hari. Tapi ini adalah demi sebuah kata sederhana yang disukai oleh para malaikat, yang mengantarkanku dengan sayap-sayapnya. aku sedang mencoba menjaga salah satu warisan para nabi. ini bukan dirham, uang milyaran, atau mobil dan rumah mewah, ini tentang sebuah kata sederhana dengan makna yang begitu dalam dan seluas samudra.  Ini tentang "ILMU" Ini bukan tentang ilmu agama, ini tentang ilmu dunia yang selalu kuniatkan agar senanti...