Postingan

OUR FANTASTIC HONEYMOON

Gambar
Makkah and Madinah Selang beberapa hari setelah pernikahan, suamiku bercerita kepadaku tentang negeri impiannya. Jangan di tanya, ketika aku ditanya tentang negeri yang ingin kukunjungi, aku menyebutkan negara-negara Eropa, atau seputar negara yang menyajikan eksotisme dunia. Negeri impian suamiku berbeda.. Negeri di mana Baitullah berada, itulah negeri impiannya. Terus terang, aku sebelumnya belum pernah menginginkan mengunjungi negeri ini dalam waktu dekat... yah, nanti-nanti sajalah, fikirku... tepat beberapa saat setelah pernikahan, suamiku bilang bahwa ia sudah daftar berkunjung ke negri Impiannya satu tahun yang lalu.. seharusnya bulan ini ia berangkat, tapi karena kami menikah .. sebuah hal luar biasa yang kami juga tidak pernah menduga sebelumnya, akhirnya beliau menunda berkunjung ke Negeri Impiannya... Bersama istri sekalian, katanya Maka.. dalam waktu singta, suamiku mendaftarkanku agar bisa ikut bersamanya ke negeri Impiannya. tepat bulan ke 4 pernikahan kami, k...

THE WEDDING

Dear alll... Huaaa.. sudah lama sekali saya cuti dari blog, maklum, banyak hal yang memerlukan perhatian khusus, terutama tentang yang satu ini. Apa coba? MENIKAH :D hmm...gimana ya... abis cerita Ausi kok sekarang tiba-tiba mau ngomongin  soal nikah ya... gimana ceritanya ini? hehehe siapa sih yang jadi bagian dari hidupku? bagaimana prosesnya? di mana nikahnya? ahhh... bakal banyak pertanyaan yang muncul ... yang jelas, ini adalah keajaiban Allah. mau tahu? oke.. sebentar aku kasih sedikit bocoran ya.. ^_^ sebenernya, sebelum aku berangkat ke Ausi, waktu masih kursus persiapan di Bali, seorang senior ku SMP tiba-tiba menghubungiku, ngasih tahu kalau mau ada reuni SMP plus mau minta link temen-temenku yang dari China buat kembangin usahanya. ini senior dulu satu angkatan di atasku. Dia ketua osis saat kami SMP, setelahnya, tahun berikutnya, aku yang jadi ketua osis. jadi ya dulu lumayan kenal walaupun sebatas hubungan ketua osis dan mantan ketua osis. hehehe... jadi...

JEJAK LANGKAH KAKI LELAKIKU

Gambar
Saat senja mulai meredup dengan malu Saat ituah aku ingin menceritakan kisah tentang kita, Sebuah kisah yang hanya dengan satu asa, merangkai kata dalam titah Illahi, Jauh benua ini luas membentang seolah busur pemisah antara jarak dua hati, padahal tetap saja, jarak itu tak lebih dari sejengkal ujung jari Aku menyebutnya dua benua cinta yang akan tetap erat merangkul dua hati walaupun jarak memisahkan ratusan bahkan ribuan mil sekalipun bahkan langkah kakimu, yang tenang menapakpun seolah disampaikan oleh angin kepadaku menjadi saksi atas kebulatan tekad dalam rangkuman niat memasuki sebuah tempat di mana hatimu akan mendapatkan ujian Langkah kaki ringanmu, terdengar jelas sekali di telingaku walaupun suara itu lebih ringan dari angin bahkan melebihi ringannya udara di atas udara teruslah berjalan teruslah melangkah teruslah berbuat wahai lelakiku.. dimanapun kamu saat ini.. Aku yakin telepati hatiku ada bersamamu. sbr: benua-benua cinta

ADELAIDE GREEN CITY VERSUS KAWASAN GREENWICH PARK

Gambar
ADELAIDE GREEN CITY VERSUS KAWASAN GREENWICH PARK ---Semerbak bangunan Ramah Lingkungan--- Pemandangan-pemandangan alam yang mempesona, seringkali menjadi sebuah lukisan yang tertangkap dengan definisi kekaguman yang luar biasa dengan keajaiban tangan sang Pencipta.  Begitu pula jika harus berdiri di sebuah bangunan mahakarya dari tangan manusia yang memadukan seni artistik kehidupan dan keindahan kuas hijau alam semesta. Banyak di antara kita suka sekali mengambil foto keindahan alam ciptaan Tuhan, dengan alasan bahwa bangunan-bangunan megah sekarang ini  tidak ada segi alami yang bisa dijadikan sebagai karya seni yang tetap membumi. Well,  Saya suka nuansa alam di Adelaide, Australia selatan.  Adelaide adalah salah satu kota yang yang mendukung program lingkungan (Australia’s most environmentally sustainable cities). Beberapa saat tinggal di kota ini, saya merasakan memang predikat ini pantas untuk disematkan di pundak Adelaide.   Kita ambil con...

Kisah tentang Haji Abdul Malik Karim Amrullah

Gambar
Copas dari Inbox message fb saya ^_^ Ada cerita bagus: Pada Ramadan lalu saya ingat cinta seorang lelaki berkopiah kepada seorang perempuan muslimah mungkin perempuan terbaik dalam hidupnya. Di masa sulit pemerintahan Soekarno, di suatu sore di bulan Ramadan, muslimah yang dicintai seorang lelaki berpeci itu menunggu kedatangan tukang susu murni. Tukang susu langganannya biasa mengantar susu tiap sore pukul empat. Sementara anaknya, yang rutin minum susu murni itu, biasa minum pukul lima sore. Tapi pukul empat, setengah empat, pukul lima berlalu tukang susu tak kunjung datang. Perempuan itu mulai panik. Waktu maghrib datang tukang susu baru tiba. Perempuan muslimah yang khawatir itu melangkah tergesa-gesa ke luar rumah. Mungkin akan marah-marah. Cepat-cepat tukang susu mengeluarkan termos kecil dari tasnya, menyerahkan susu pesanan perempuan itu, dan meminta maaf. “Ada halangan di jalan,” katanya. Tukang susu kemudian buru-buru mohon ijin membatalkan puasa. Tapi per...

BE AWARE!! JANGAN SENTUH YANG NAMANYA PPIA (PERHIMPUNAN PELAJAR INDONESIA AUSTRALIA)!

Gambar
PERHATIAN! YANG PADA BELAJAR DI AUSTRALIA Penting untuk dibaca!- yang lain juga! gambar dari SINI Dear all teman ,  Jangan bergabung dengan PPIA ya! dengan alasan sebagai berikut: 1. Kalau teman tidak mau tambah saudara 2. kalau teman tidak mau ikut terlibat kegiatan yang bermanfaat bagi banyak orang 3. kalau teman tidak mau menyibukkan diri dengan hal yang positif well, sebenarnya masih ada banyak hal lain yang saya khawatir kalau saya informasikan, teman-teman pada marah ke saya, jadi, dibaca sendiri di webnya PPIA di SINI ya. udah dibaca? Tuh kan, kegiatannya PPIA positif-positif sich. So, mau sentuh nggak? Saya teringat dengan sebuah quote dari om Thomas Chalmers yang so sweet, si Om bilang " The grand essentials of life are something to do, something to love, something to hope for."  Simpel sich, tapi dalem banget tuch artinya.  So, buat temen semua yang sudah membuat target kontribusi, perluas jaringan, nambah pengalaman, namb...

SAMBUTAN UNTUK MUSIM SEMI DI ADELAIDE

Gambar
Sudah beberapa hari ini,  waktu di Adelaide seolah terbungkus oleh selaput Es. Dingin, beku, walaupun tanpa salju. Penghujung Agustus sudah dekat, September mulai merapar menunjukkan semangat musim seminya. Tapi aneh, suhu masih saja berusia Todler, berkisar empat, tak jarang 3 derajat celcius.  Selaput es yang menyokong udara, ternyata menjadi selaput hangat para bunga yang melebihi warna pelangi. Merah, Pink, Putih, Kuning dan banyak lagi.  Kakiku mulai terasa tak bersahabat lagi dengan bumi. kemana ia melangkah, di dalam kamar sekalipun, sandal berbulu hangat harus selalu menyelimutinya. Hidungku tak lagi mampu menahan rona merah epistaksis . Walaupun menggumpal, tapi tetap saja terasa menyiksa.  Fluktuasi suhu yang aneh menjadi wakil dari anomali air. tak bisa diprediksi. sudah saja.