Postingan

NOSTALGIA SURABAYA

Senja mendekap bumi dengan warna lembayungnya.  
Kala itu mobil kami mulai memasuki surabaya, di saat yang sama  tiba-tiba hati ini merasakan sebuah kenangan yang terasa indah dirasakan saat ini. Sekarang, kami memasuki kota Pahlawan ini tidak hanya berdua atau bertiga. Tapi sudah berempat.
Suami pernah berkeinginan, kalau saya hamil anak ke dua kami, insyaAllah semoga dimudahkan Allah membeli kendaraan yang bisa untuk berlindung dikala hujan dan angin, dikala panas maupun dingin.
Agustus 2017 kami ke Surabaya untuk sekedar menyelesaikan urusan dan menemani suami bertemu dengan klien- perusahaannya.
Dan Subhanallah... ada sebuah rasa haru akan kenangan dua sampai tiga tahun lalu. saat kami masih menjadi pengantin baru hingga kehadiran putri pertama kami.
Dulu mungkin terasa pedih tapi dengan sebuah keyakinan bahwa suatu saat nanti kami bisa melaluinya.
Awal menikah, saat masih pengantin baru, kami kontrak di sebuah kontrakan sangat sederhana. Ukuran 3 kali 4 meter. dengan kamar mandi…

When my apples of eyes were sick

You know my heart was such being stabbed by a knife when I see my beloved children were sick.  It was not serious illness, but very enough to make me feel  worry.  Syahmina was suffered from fever for almost four days. At the same days,  her older sister,  Jaseena was getting cough.  Yes...  For more than four days...  For me it was so longgggg...  Seing your apples were getting sick meaning such a torment for you.  Alhmdulillah,  they are healthy now.  Thank you Allah. 

SYAHMINA (My second pearl)

My second pearl was born in this world.
It was so wonderful blessing and joy from Allah when my second baby was delivered to this Dunya.
Syahmina, we call her, was born via vaginal birth (normal process but with induction medicine) on 11 April 2017. Hope she will be a shalehah daughter (her older sister, Jaseena as well). AAmiin.
Allah is the best planner and we thank Allah for everything Allah gives. 
After our first beautiful pearl was coming to the world two years before, it is time for our second pearl to come.My husband and I was over the moon absolutely. Lucky me, since it was not a problem for my husband or our big families regarding the gender of the baby. Yeah, boy or girl is fine as we hope that the baby would be safe and healthy.
Being a mom is such a pleasure. I do not understand why, but you will feel that your life is almost perfect with the presence of your babies.
Furthermore, having babies can be defined as having a medicine for your weaknesses and illnesses. Take f…

NYAMBI

hello dear all....
sebenarnya.. cerita hari ini itu intinya nggak ada niat buat nulis blog. Walaupun tangan udah gateell banget karena lama nggak uplek-uplek blog imut ini. hehe secara.. ada begitu banyak cerita dalam hidupku yang belum terdokumentasikan dalam blog cantik ini... hehehe.. lebay banget kan. ya sudahlah mumpung tanpa disengaja kok punya waktu luang disela-sela nungguin suami yang lagi nyervis mobil di dealer resmi *AS*MOC*,  jadilah saya nulis... hihi okay... jadi begini ceritanya (sedikit flashback yaa)
saya kan ambil cuti kerja tiga bulan tercatat sejak tanggal 20 Maret 2017 untuk cuti melahirkan (maternity leave) yang dalam istilah lain adalah usia kandungan 38 minggu/ dua minggu sebelum HPL (hari perkiraan lahir) si dedek dalam kandungan, dan ternyata sampai tanggal 8 April yang sudah lewat HPL  (sudah 41 minggu) dan ternyata si dedek masih adem ayem dalam perut.. eh rahim maksudku. Maka, setelah konsul dua dokter perempuan spesialis obstetri ginekologi (aka Dr Ifri…

PEKERTI (Pengembangan Ketrampilan Dasar Teknik Instruksional) training

Hello dear all,

sudah banyak sekali cerita yang menawan yang belum saya tulis, okelah nanti saja ceritanya untuk kisah2 luar biasa itu. Pada kesempatan kali ini, saya akan bercerita tentang pelatihan PEKERTI yang saya ikuti bareng temen-temen kampus yang so sweet.
Kebetulan nich, Surat keputusan (SK) dosen tetap saya sudah keluar bulan januari 2017, cuma ya.. biasa lah.. ada kesalahan ketikan, yang akhirnya walaupun sudah resmi jadi dosen tetap di kampus imut CENUT, dan SK sudah keluar, tapi SK belum bisa saya pegang, alias masih ditahan oleh pihak kampus untuk diganti ulang or direvisi yag salah-salah.
Dan alhamdulillah, masuk usia kehamilan  32 minggu di bulan februari ini, saya dan sepuluh dosen kampus imut kami mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan PEKERTI di Universitas Muria Kudus selama lima hari. Yah, dari hari senin sampai jumat, mulai dari jam 7.30 sampai jam 18.00.
dan saya, yah.. harus memikirkan bagaimana transport tiap hari ke UMK yang tentu saja tidak ada angkot…

The Way to Baitulloh

It's been a while for not writing in here, my fabulous blog.

Today, as usual, I just want to share a part of my family's experiences.
alhamdulillah, in this month, in the beginning of December (7th Dec), my father, mother, and my sister with her husband were going to Baitulloh for Umroh.

I thank to Allah for this beautiful moment, honestly. They were waiting for six month unti their departures, but not becuse of being delayed. They chose the six month-waiting period for Umroh via SBL, therefore, the price is quite cheap, only IDR 23,5 Milion (Business class).

I thank Allah because the facility provide by SBL was so wonderful. During their Umroh, they stayed in 4 and 5 star hotel. additionally, the distance of the hotel to masjid nabawi and K

PERATURAN BARU

PERATURAN BARU Beberapa hari yang lalu, setelah acara senam pagi kami semua dikumpulkan di ruang rapat. akan ada beberapa pengumuman dari Pimpinan dan diantaranya adalah informasi bahwa mulai ajaran baru, semua perkuliahan harap dimulai jam setengah sembilan pagi.
Tentu saja banyak pertanyaan di kepala kami? "kenapa? biasanya kan dimulai jam 8."
Ternyata jawaban beliau sederhana. ini karena sebelum memulai aktifitas kampus, semua staff (dosen dan karyawan) dihimbau untuk  melaksanakan shalat DHUHa (sendiri2 tapi di kantor).
sebuah hal yang sederhana, tapi baru kali ini aku melihat bagaimana seorang pimpinan begitu mementingkan shalat Dhuha bukan saja untuk beliau sendiri, tapi menjadikannya sebuah keputusan yang perlu di terapkan oleh semua staff-nya.
Bahkan beliau menunjuk PJ yang mengontrol pelaksanaan shalat duha.
Kemudian ada yang bertanya,
"Pak, kalau misal dhuhanya di rumah sebelum berangkat ke kampus, bagaimana?"
Jawaban beliau ringan saja.
"Shalat dhuha maksi…