Pos

Menampilkan postingan dari Juni 30, 2013

RE-POST

Dear Matess, 

Tulisan ini sudah pernah saya publish di SINI sebelumnya:

Tapi tak apa ya, saya tulis lagi aja ^_^
untuk saling menguatkan.

Dan...
kecantikan itu bonus.. keshalihahan itu yg utama..
ketampanan itu bonus.. keshalihan itu yg utama..
dunia itu bonus.. akhirat yg utama..

jodoh itu ibarat rizki.. sang Khaliq yg mengatur..
sebesar apa pun rasa cinta kita pada seseorang.. kalau bukan jodohnya.. tidak akan didapat pula..
sekuat apa pun usaha kita untuk mendapatkan seseorang.. kalau bukan jodohnya.. tidak akan didapat pula..

Sebaik apapun kita mengatur, Allah yang memutuskan akhirnya..
Seingin apapun kita berharap, Allah yang menentukan...

Hanya kepadaNyalah semua berserah. 
Jadi, jaga diri, jaga hati.. 
Sebesar apapun rasa kecewa kita, 
Allah yang telah menetapkan,..
jadi bersabar dan bersyukurlah...

Hidup itu hanya sementara..
Akhiratlah yang lama...

Kekecewaan itu biasa.. 
Bersabar, bersyukur itulah yang pertama...

Ingat lah, Allah dulu, Allah lagi, Allah terus..
Jadi, serahkan apapun kepadaNya. 
All…

Sejarah terciptanya "Nasi Kuning" dan kroninya dalam MultiCultural Dinner.

Gambar
Dear Matess,

Sebuah sore yang mentah dan pahit memulai diseduhnya cerita persiapan tim mahasiswa Indonesia dalam menyambut "Multicultural dinner".

Demi sebuah tuntutan membawa simbolisme Indonesia, maka, disepakatilah dalam sebuah sidang ala meja kotak di Central Library, bahwa pakaian kami harus Batik, atau pakaian adat / tradisional lain sesuai daerah masing-masing. Tak sampai di situ saja, membawa masakan ala buatan sendiri juga akhirnya disepakati.

Disaksikan oleh kursi sofa empuk library yang berwarna merah dan abu-abu itu, akhirnya tercetuslah keputusan sbb:
1. Geng Cewek, : membuat nasi kuning dan perkedel (wah, easyyy lah yaw :D begitu fikir kami waktu itu)
2. urusan lauk pauk akan dihandle oleh Geng cowok: Pak Kendar : Spicy chicken, Mas Wahyu: Suwir ayam,  Mas Bro Gilang/Sigit/Undip/Krishna tak mau kalah, siap membawa abon dan irisan telur. Katanya sich, satu telur aja cukup.. Gubrak.

Begitu sore mulai condong, pas selesai shalat ashar, saya dan mbak Lisa yang berd…

ENdNote and NVivo

Gambar
Dear matess,

Yeah,

I do not have specific information to tell about. However, giving you all information about new software that I already knew, maybe useful. Hopefully.

In my IAP (Introductory Academic Program), there are many information that we attain. To illustrate this point, learning new software will be good example. we are learning of how to use EndNote and InVivo. Btw, do you know what  these two amazing and brilliant software used for?

Both, either InVivo or EndNote are new software for me.. they are very important for doing research. EndNote is very essential or making bibliography or references. Invivo, will be very useful to analyse research, especially Qualitative method.

Lucky us, as students of Flinders University, we are allowed to download and install them in our PC or Laptop. of course free of charge. I am over the moon. :)

from HERE
 from HERE 



Because of these two software, I think.. I will keen on the research.. hohoho Bismillah, just do everything because of All…