Efek Biologis pada Jumlah Raka'at Shalat :)

Siapa sangka ternyata di dalam waktu2 shalat itu ada sedikit rahasia tersembunyi. Manusia itu ibarat sebuah mobil yang diproduksi pabrik, yang paling mengerti perawatan terbaik mobil ya pabrik pembuatnya,, begitu juga dengan manusia. Yang paling mengerti manusia ya peciptanya. Oleh karena itu, dibalik perintah2 Allah selalu tersimpan kebaikan untuk manusia itu.. pernah saya denger orang nyanyi, “yang enak2 kok diharamin yang dihalalin ga ada yang enak “ ,, tapi ternyata dibalik setiap perinta selalu ada rahasia pabrik manusia,, yang kita harus pelajari perlahan2. Di notes kali ini, saya ingin menuliskan beberapa yang saya temukan dari diskusi dengan ahli kesehatan dan beberapa pencarian mengenai shalat 5 waktu dari salah satu sisi biologi manusia.

Didalam tubuh manusia, ada sebuah hormone bernama hormone cartisol . dari Wikipedia mengatakan Cortisol is a corticosteroid hormone or glucocorticoid produced by zona fasciculata of the adrenal cortex, which is a part of the adrenal gland.[1] It is usually referred to as the "stress hormone" as it is involved in response to stress and anxiety,” pada intinya cortisol adalah sebuah hormone yang mengatur stress,kecemasan, ketenangan dan kebahagiaan manusia. hormone cortisol bergerak dalam diri manusia dengan siklus sinusoida dengan jam2 tertentu.



Dalam gambar ini saya membagi sinusoida pola kerja hormone cortisol menjadi 5 bagian yang penting. Dalam gambar ini, makin mendekati titik puncak atas(sumbu positif)maka makin stress manusia , dan makin rendah titik puncaknya (sumbu negatif) maka makin rileks si manusia. Titik tertinggi A adalah titik dimana seorang manusia mengalami stress dan kecemasan luar biasa, biasanya titik A terjadi antara range jam 4.30 – 6.00 , maka dari itu terkadang kalau kita ada di titik A kita akan merasa stress ,cemas , dan akibatnya kita malas beraktivitas . Titik terendah D adalah titik rileks seorang manusia dalam keadaan paling rileks. ini biasa terjadi jam 22.00-24.00 . Seorang manusia butuh stress dan kecemasan serta kerileksan,, stress dibutuhkan manusia uintuk menggapai cita2nya,, bayangkan saja jika manusia ga punya stress, maka yang ada manusia Cuma santai2an saja,, nah rileks tentunya dibutuhkan juga oleh manusia. oleh karena itu rileks dan stress itu dibutuhkan setiap manusia. Titik terbaik dari sinusoida Cortisol adalah ditengah2 dimana balance antara rileks dan stress.

Nah sekarang apakah hubungan antara hormone cortisol dan waktu shalat ? mari coba kita bedah perlahan2. Titik A terjadi pada pukul 04.30 – 06.00 ,, di titik ini manusia akan merasa malas karena berada dalam kondisi ekstrim stress, shalat shubuh berguna untuk mengcounter ini semua, oleh karena itu kenapa shalat shubuh 2 rakaat ? karena melaksanakan 2 rakaat di waktu ekstrem ini aja dah sangat beratt banget ( ya kan ? ngaku aja hehehe) , nah shalat shubuh berguna untuk melatih kita agar kita terbiasa berpindah dari kondisi ekstrem seorang manusia. Jika seorang muslim biasa beraktivitas di waktu shubuh , maka dia akan terlatih menjadi jiwa yang terlatih dalam kondisi ekstrem. Shalat shubuh dari segi biologi dan hormone berguna untuk melatih kita beraktivitas dalam kondisi ekstrem. Kalo kondisi ekstrem aja kita bisa mantab, apalagi kondisi biasa kan ??

Sekarang menuju titik B, Titik B terjadi di pukul 12.00an , ini adalah titik balance antara rileks dan stress. Lalu apa hubungannya dengan shalat dzuhur ? kalau kita dalam kondisi puncak potensi tentunya harus mengingat tuhan kita, potensi mantab + ibadah = hasil yang optimal,, kan sebuah ikhtiar harus disertai sebuah doa. disinilah manfaat dari titik B ini terhadap shalat dzuhur ….

nah sekarang kita menuju titik sekitar titik C, titik C adalah titik menurun negative menuju pukul 12 malam. Titik C terjadi sore hari sampai senja hari. Titik C dalam filosofi hormone cortisol adalah situasi paling kondusif bagi seorang manusia untuk jatuh cinta. lho kok ngomongin jatuh cinta ? iya serius, manusia kl jam2 segini lg mellow2nya kalo dalam bahasa gaul wkwkwk,, nah apa donk hubungan titik C dengan shalat ? Pernahkah anda bertanya kenapa shalat ashar, maghrib dan isya deket2an sih ? kenapa shubuh ke dzuhur panjang tp shalat ashar-isya dempet2 seolah ga ada waktu lain ? kalau berdasarkan filosofi biologinya maka tersirat bahwa, Allah ingin kita meningkatkan cinta kita padaNYA pada jam2 ini. Cintailah tuhanmu maka engkau akan bahagia. Orang yang tidak akan pernah merasakan menderita dan sakit hati cinta adalah orang yang mencintai Tuhannya. Tujuan shalat di waktu C adalah agar kita sering berinteraksi dengan tuhan kita sehingga rasa cinta kita pada tuhan kita makin tinggi. Dengan rasa cinta yang tinggi, maka kita akan minim merasakan depresi, sakit hati dan capek yang biasa didapat dari cinta ke sesame manusia. Cinta pada manusia itu fitrah kok,, tapi cintailah tuhanmu diatas segalanya ^_^.

nah titik D adalah titik pusat rileks,, kalau kita dah melewati titik D , maka otomatis rileksasi kita akn ilang perlahan2. pernahkah anda bertanya, kenapa kalau kitabegadang,, pas menuju jam 12 rasanya ngantuk,, tapi ketika sudah lewat jam 1an , maka mata kita nggak ngantuk lg ? alasannya adalah karena perlahan2 kita meninggalkan titik rileks.

Titik E adalah 1/3 malam yang disarankan untuk melakukan qiyamul lail. tapi di titik ini juga adalah titik dimana gravitasi bulan berpengaruh ke cairan. Manusia terdiri dari air, sehingga airnya yang bereaksi dengan gravitasi akan mempengaruhi metabolisme tubuh kita . Pas titik ini kita susah bangun karena pengaruh gravitasi itu. Oleh karena itu dalam 2 kondisi itu, kita diminta untuk bercengkrama denganNYA,, titik optimal seorang manusia….

Kira2 begitulah penjelasan yang saya rangkum dari berbagai macam sumber dan penjelasan ahlinya,, Alasan ini bukanlah alas an pastinya . Karena Allah memerintahkan kita shalat. Sebagai hamba yang beriman, kita tentu harus menurutinya. Tapi ternyata subhanallah ada efek biologi yang kebetulan sama dengan waktu shalat
.tulisan ini cumalah pendapat saya disertai dengan penjelasan dari ahli2nya …. soo ,, sudahkah anda shalat ?

..a note by Mat-Ziad Balbeid..
jazakallaah ahsanul jaza

Komentar

Pos populer dari blog ini

JEJAK LANGKAH KAKI LELAKIKU

PROSES PEMBUATAN TEMPE AL-AMAN (COCOK UNTUK NEGARA 4 MUSIM).

MINYAK KAPAK - TRADISI KELUARGA..TAPI BUKAN DI DALAM BUS