SEDIKIT CERITA TENTANGNYA

 
sbr gmbr: LINK
 
Langit Adelaide tatkala sore itu, dua tahun yang lalu, terasa hambar.
Mayang-mayang bunga pohon Jacaranda semakin terasa,
ungu-layu
Mengibaratkan mataku, yang sendu penuh rindu.
Rindu pada kampungku, pada ayah dan ibu.

Tiba-tiba, dering telepon membangunkan lamunan gelapku. Nomor itu aku tahu, dari negeri seberang sana, Indonesia.
tapi tak tahu itu siapa
Dahiku berkerut, aku berfikir keras, sepertinya tiga digit nomor terakhir itu aku kenal. tapi siapa ya? tidak ada namanya. Aku semakin ragu untuk mengangkatnya. tapi, akhirnya kuberanikan diri juga.

"Hallo, Assalamu,alaikum".
"Wa'alaikumsalam" jawab suara sayup di seberang benua sana.
"Indri?"
"Iya.." Jawabku, semakin resah..aku sepertinya tahu suara ini, tapi siapa ya?
"Ini Mas Ari". katanya tegas.
"Ooo.. mas Ari" sekarang aku baru ingat, itu kakak kelasku dulu SMP, ketua Osisku sebenarnya sih, cuma setelah SMP kami terpisah sekitar 11 tahun. Dan baru ketemu pas 2 bulan sebelum aku berangkat ke Adelaide. Kebetulan saja saat itu beliau mau mengadakan reuni SMP satu angkatan. Dan karena aku adalah ketua OSIS setelah beliau, beliau mengundangku. Jadi kami sempat bertemu dua kali saat aku akan berangkat ke negeri benua ini. "gimana mas, ada yang bisa saya bantu?" lanjutku.
terdengar hening sejenak. keheningan lintas benua. Australia-Indonesia
"Saya bermaksud ta'aruf (Proses mengenal lebih lanjut untuk proses ke jenjang yang serius)dengan Indri.." Katanya to the point. "dua kali bertemu, dibarengi istikhoroh saya, saya beranikan menyampaikan ini." tambahnya
Ada deras aliran darah di otakku.
Whattt!!?
Bagaimana aku tidak shock, tiba-tiba aja bermaksud mau melamar. Aku terus terang tidak banyak mengenalnya, dulu hanya sempat dekat saat kami masih SMP, yah, hanya dekat sebatas Ketua OSIS dan Mantan Ketua OSIS. Tidak lebih.
Jadi, ketika mendengar kata-kata seperti ini, terus terang saja aku bingung. Benar-benar di luar dugaan. jantungku berdegup semakin kencang. Ya Allah, aku harus menjawab apa?

"Maaf mas Ari," kataku." Kenapa mau khitbah saya? I am not beautiful." kataku. Aku sadar bahwa banyak lelaki yang mempertimbangkan aspek fisik sebagai pertimbangan utama mencari jodoh, apalagi banyak orang yang bilang kalau adikku jauh lebih cantik, ia sich.. dia memang kayak model, putih cantik, baby face. makanya, aku sampaikan hal ini ke Mas Ari. Jangan sampai nanti kamu dibanding-bandingkan.

"Saya tidak cari yang cantik, saya cari yang shalehah". katanya
Gleg. aku berhenti sejenak.. tidak berkata apa-apa. seolah ada aliran air syurga yang merambat di sel-sel otak dan sendi-sendiku. terasa sejuk mendengar jawaban kesungguhans eorang lelaki.
"Beri saya waktu dua minggu mas.." kataku, bermaksud istikhoroh."setelahnya, InsyaAllah saya beri jawaban."tambahku.
"Baik.." katanya. "saya tunggu".

tut-tut--tut..  telepon putus tepat seleah ia mengucapkan salam penutup.
dan,
Kata-kata sederhana itu sampai sekarang masih teringat jelas di kepalaku. setiap kali aku bertemu dengannya, memandangnya, aku selalu merasa cantik di matanya. dan itu cukup bagiku. dialah suamiku.
Semoga Allah menyatukan kami dalam kebaikan. Amin

to be continued to the next story. :D


This story may be will be a part of my third book
Setelah buku "Scholarship Hunter" and "Menghalau Rintangan, menggapai Masa Depan"

Jodoh, datang dari arah yang tidak disangka-sangka ^_^
untuk para sejoli dunia akhirat
"Barakallahu lakumaa wabaraka alaikumaa wajama'a baina kumaa fii khoir".


gbr bunga jacaranda



-Adelaide,-
Menulis tentangmu,
dalam rehat sejenak
selepas bertemu supervisor

Komentar

  1. wOWWE. Scholarshp Hunter? Pemburu Beasiswa LN?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hello Kang Asep.. Bagaimana kabarnya? terakhir kita ketemu di Bali dulu ya... Iya, Scholarship Hunter pemburu beasiswa luar neegri.
      Ini Page kami : (di Like ya Kang :))
      https://www.facebook.com/#!/scholarshiphunterr/?fref=ts
      Oiya, ayook kang asep pesen bukunya... hehe.. nanti khusus buat kang asep kami Freekan ongkos kirim :D hehehee

      Hapus
  2. Inspired mbak :) Jodoh datang dr arah yang tidak disangka-sangka ya mbak... ditunggu Bukunya mbak Hindri��

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya ya Vanya... Semoga menjelang pernikahan kalian dimudahkan Allah, diberi kelancaran ya dear :)
      Aaminn.

      Hapus

Posting Komentar

silakan Berkomentar

Postingan populer dari blog ini

JANJI ALLAH KEPADA ORANG-ORANG YANG TIDAK BERIMAN

PROSES PEMBUATAN TEMPE AL-AMAN (COCOK UNTUK NEGARA 4 MUSIM).

MINYAK KAPAK - TRADISI KELUARGA..TAPI BUKAN DI DALAM BUS