EUFORIA KELULUSAN



44 derajat celsius.
Terik langit hari ini terasa begitu membakar, sepadan dengan pedasnya habanero di mulut para pecintanya.
Tak ayal aika kota ini mendapat julukan sebagai kota kota terpanas di dunia (berdasarkan United Nations' World Meteorological Organisation).
Banyak mahasiswa Flinders University yang dengan santainya memakai baju serba apa-adanya. benar-benar apa adanya.
Beberapa mahasiswa merasa biasa saja. Dan sebagian yang lain dari mereka berwajah merah, merasa gerah, dan panas.
Bahkan supervisorku juga sama, wajahnya terlihat hangat walaupun pelosok kantornya di penuhi pendingin ruangan.

Tapi, ada banyak kegembiraan terlihat di mata mahasiswa dan dosen,
Yah, akhir tahun... persiapan yang luar biasa untuk banyak hal.
di akhir tahun, ada banyak hati yang menanti liburan akhir tahun yang panjang , ada banyak hati yang menunggu perayaan natal bagi yang merayakan (seperti supervisorsku), atau, ada pula banyak hati yang menunggu kesempatan untuk bisa meraup dolar AUD $$$$ dari packing dan pecking cherry di Kentown. atau ada pula hati sekedar menunggu diskon akhir tahun di boxing day.
Hmm, dan sepertinya ada juga yang sepertiku, tak sabar untuk kembali ke pangkuan ibu pertiwi. hihihi.
Dan dua hari lagi, akan ada graduation ceremony. Mereka yang lulus tahun ini, dan sudah selesai semua tugas kampus, serta nilai-nilai sudah keluar, merasa bebas dan dengan wajah yang ceria mulai menyewa toga dan baju ($50) untuk upacara graduation nanti.

Sedang aku, tak akan bisa ikut merayakan di panggung kelulusan.
Kau tau kenapa?
Karena programku bukan Master by Coursework atau Research, tapi kombinasi keduanya (Coursework and Research), yang perlu kerja ekstra. (ini mungkin akunya aja yang lelet hahaha).
Graduation ceremony bisa diikuti mahasiswa yang sudah submit semua tugasnya dan tinggal menunggu nilai mereka keluar.
Sedangkan aku, tugas courseworkku sudah selesai dan nilai sudah keluar, tetapi, untuk Risetku, masih belum selesai, jadi belum ku submit. dan akhirnya, tidak bisa ikut upacara kelulusan.

Aku, Ally dan Mayumi sudah membuat deadline, submission would be on 23rd December, which is next week. :D Bismillah
Bersama supervisors yang keduanya sangat mendukung program risetku,tidak mengikuti upacara kelulusan bukanlah hal yang mengecewakan.
Lebih dari itu,
pagi ini, aku bertemu dengan mereka, Ally and Mayumi (supervisor yang benar-benar luar biasa). kami mendiskusikan chapter V dan besok pagi akan mendiskusikan Chapter VI, which is the last chapter of my thesis!.
Well, Alhamdulillah sekali dalam minggu ini aku sudah lolos chapter 1 sampai V, disetujui supervisor dan sudah masuk ke editor. Tinggal chapter terakhir,yang bismillah smoga sudah bisa beres diskusinya besok pagi dan segera menyusul untuk masuk ke tangan editor.
Yang membuatku merasa sejuk di tengah sengatan udara habanero Australia ini adalah:
1. Bersama supervisor mulai merumuskan rencana untuk bisa publish di International Journal (hopefully). Yah, keduanya merekomendasikan untuk lanjut S3, tapi untuk saat ini aku menjawab. "NO". Aku ingin punya waktu untuk rilex, sudah lumayan capek berkutat dengan tugas, dan ingin istirahat dulu sementara waktu , menghabiskan hari-hariku dengan anakku tersayang yang 6 bulan ini sdh terpisah jarak denganku.
2. just countdown the days until going back home, meeting my beloved daughter Shalehah Jaseena and my handsome and smart husband, Abia Aman, and my big family ..yeayyy.. insyaAllah:)

Overall, even though the taste of Adelaide' air is similar to habanero',  I just feel the cool breeze is on my heart now.
Just countdown the days then, and will welcome home after that. ^_^



NB: Habanero: A variety of chili pepper (kalau di Australia, ini terkenal dengan tingkat kepedasan yang luarrrr biasa). ^_^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANJI ALLAH KEPADA ORANG-ORANG YANG TIDAK BERIMAN

PROSES PEMBUATAN TEMPE AL-AMAN (COCOK UNTUK NEGARA 4 MUSIM).

MINYAK KAPAK - TRADISI KELUARGA..TAPI BUKAN DI DALAM BUS