3 PERKARA - 2nd EPISODE (OLEH-OLEH DARI THAILAND)


Aslm Dear All,

kemaren sudah saya tuliskan kisah tentang episode pertama dari 3 perkara. episode satu tentang tas Johar yang merupakan peringatan Allah untuk saya. kisah itu bisa di baca di SINI
kalau kata ustad Yusuf Manshur di kajian Wisata Hati setiap pagi jam 5 = thema "Allah dulu, Allah lagi, Allah terus." - Episode ini membutuhkan waktu beberapa kali pertemuan, sudah episode ke 6 terhitung dari pertama tema ini diangkat dalam thema Wisata hati ustad Yusuf Mansur. Kebetulan pagi ini saya masih menonton kajian rutin ini setelah kajian ba"da subuh di wisma mungil kami. Besok pagi, tema yang akan dibahas dalam wisata hati anTV Yusuf Mansur yang tayang setiap senin - jumat setiap jam 5 pagi ini juga m,asih tentang "Allah Dulu, Allah Lagi, Allah terus" :D

CASE 2= PERKARA KEDUA = Oleh-oleh dari Thailand

Hari ini seperti biasa, saya di kampus hingga menjelang maghrib. begitu Adzan berkumandang untuk maghrib, saya sudah ada di wisma dan ikut berjamaah Magh'rib di Masjid depan wisma mungil kami.

Ba'da Maghrib dan selesai shalat maghrib, tubuh saya rasa capek setelah di kantor sampai sore. niat saya mau rebahan di kasur kamar setelah membaca AlQur'an sambil menunggu shalat isya.

Tapi pintu kamar di ketuk seseorang. itu suara Niken.
"Mbak mau keluar nanti habis isya?" tanyanya dengan suara parau.
"nggak dek, mbak mau istirahat... da apa?"
niken terdiam sesaat,
"nggak jadi mbak... " katanya sembari kembali menutup pintu kamarku. Sudah beberapa hari ini dia demam dan diare, tapi kondisinya sudah membaik.

Adzan isya berkumandang, kembali aku bersama adik-adik shalat di masjid...

seusai shalat isya, aku segera merapikan mukena dan berjalan ke kamar niken. ia masih tiduran dengan wajah pucat.

"Mbak mau keluar dek, mau nitip?" Ujarku.
"mbak mau ke mana? ke Anida (stationery)?"
"Iya..nanti bisa mbak ke sana..mau nitip?"
"Nggak mbak..aku ikut ya mbak..." katanya masih dengan suara parau.
terdengar gerimis menerpa bumi.
"Nitip aja nggak papa dek, kamu kan kondisinya masih nggak fit... nanti malah masuk angin lho.." kataku.
"Nggak papa mbak, soalnya aku mau beli kado buat tukeran kado acara besok,..jadi nggak bisa nitip... biar aku sendiri nanti yang milih mbak." kata Niken masih dengan wajahnya yang pucat.

Akhirnya, karena ia tetap memaksa untuk ikut ke Luar, akupun memboncengkannya. meluncur menuju target utama.

di Jalan.

"Mbak Indri mau ke mana dulu?"
"Mbak nggak ke mana-mana, kan mau ngantar Niken." Kataku ringan, sambil menikmati belaian angin malam.
"Lho.. lha mbak ni mau keluar sebenernya mau beli apa?"
"Mau antar kamu... beli kado.. tadinya sich mau mbak beliin, tapi kamunya maksa ikut ya udah."
"Wah mbak..So Sweet..." Niken mulai keluar Lebay-nya, seperti halnya diriku.

Akhirnya kami menuju ANida. Niken memilih-milih barang yang kira-kira pas untuk tukar kado. Dapatlah ia sebuah buku Agenda yang cantik. Karena buku Agenda yang cantik itu, aku hampir tergoda untuk membelinya. Syukurlah aku tak bawa uang, karena memang tujuanku hanya mengantar. maka ku urungkan niatku. Aku, bisa saja pinjam niken untuk membelinya. tapi tidak, Gengsi Gitu Loh ( :P ) sebenernya sich takut lupa bayar kalau utang.

aku, sejatinya memang pengin beli Agenda, selain memang buku catatanku yang mobile sudah abis, rasanya memang perlu bawa buku agenda resmi untuk di kelas. tapi akhirnya aku urungkan. nggak jadi. besok aja kalau bawa uang sendiri.

kamipun pulang kembali ke wisma setelah target terpenuhi.

___________


Esoknya di Kampus,

Hari ini ada presentasi Riset oleh bu Megah (Dosen keperawatan Komunitas yang tengah studi di Thailand untuk PhD, tapi menyempatkan pulang ke UNDIP untuk presentasi).

Aku dan rekan-rekan lain menyempatkan waktu khusus untuk mengikuti presentasi beliau mengenai proses pembelajaran di Jurusan kami. intinya, ada banyak problem mengenai sistem pembelajaran yang harus segera di tindak lanjuti. hasil penelitin beliau benar-benar memberikan rekomendasi untuk perbaikan PSIK UNDIP.

Di akhir presentasi, tiba-tiba beliau mengajakku ke luar ruangan.

Dan memberikan kado untukku berbungkus kertas bertuliskan Prince of Songkla University. Universitas tempat beliau sekarang tengah belajar untuk PhD.
Aku, terus terang kaget mendapat kado dari beliau. karena aku sama sekali tidak terfikirkan akan mendapat oleh-oleh dari Thailand.

"Terimakasih atas bantuannya ya indri!" kata beliau, yang akhirnya membuatku menyadari satu hal. ini adalah reward karena aku membantu beliau dalam penyebaran kuesioner penelitian. yah..hanya menyebarkan kuesioner, yang banyak membantu justru adek-adek mahasiswa (dan akupun tahu bahwa beliau sudah memberikan reward yang luar biasa kepada mereka).

Aku, justru akulah yang berterimakasih kepada beliau karena menyempatkan untuk membungkus kado untukku.

luar biasa.

____

Sampai di wisma, saat kubuka, tahukah kau apa isinya teman??

Yah, Sebuah AGENDA yang kemaren baru saja aku inngin membelinya.

Bagaimana bu Megah Tahu kalau aku sedang menginginkan sebuah Agenda? apakah hati kami ber-tele-pati?

Ah,...

entahlah, aku hanya selalu memepercayai satu hal. Allah selalu memberi yang kita butuhkan di waktu yang tepat.

Semoga semua kebaikan bu Megah mendapat ganti yang lebih baik dari Allah. Aminn.


:))



Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANJI ALLAH KEPADA ORANG-ORANG YANG TIDAK BERIMAN

PROSES PEMBUATAN TEMPE AL-AMAN (COCOK UNTUK NEGARA 4 MUSIM).

MINYAK KAPAK - TRADISI KELUARGA..TAPI BUKAN DI DALAM BUS