KELUARGA DUKU di MCT UNDIP

Dear All,

Sehabis ngajar kelas Jepang or NIHON NO KURASSU, jam 12 tepat saya dijemput oleh ANIs untuk menuju Mushola Psikologi. niatnya untuk menyusul rapat MCt yang telat untuk kami ikuti.

saya ni dijemput dengan membawa seperangkat konsumsi untuk acara Kajian Muslimah Center nanti jam 1 siang. ni karena setiap bulan, para dosen dapat giliran untuk menghandle dan ,menyediakan konsumsi acara. nah kebetulah bulan ini ni giliran saya.

jadi...
tadi pagi jam 6.30 (seusai piket kos-kosan), saya menuju pasar JAtingaleh sendirian untuk membeli roti, Ceriping, buah duku, crackers. (minuman sudah disediakan mahasiswa).

singkat cerita. saat kami menuju Kampus psikologi... ternyata gerbangnya tertutup.. karena lagi timing shalat Jumat. pas kami mau lewat jalan lain, ternyata eh ternyata kami ketemu ketua MCt dari mahasiswa yaitu mb. Titi. Dari Mb titi, kami tahu kalau Rapat barusaja selesai, dan kami telattt...

Oh My God! T_T

yasudah akhirnya saya dan anis memutuskan untukkk...

Of Course Makannn siang bareng..hohoho.. dan favorite kami adalah di SOTO ZEIWO. lain kali saya ceritain tentang ni Soto yang unik dan bikin kami suka belok ke sini kalau mau makan bareng. hehe... sampai sampai makanan kesukaan saya NASI PECEL bisa tergeser gara-gara kehadiran Soto ZeIWO ini (Sebenernya bukan soto yang membuat saya gandrung di sini), lain kali saya ceritain. biar lebih fokus. okey :D

__

Jam 1 tepat, saya dan Anis yang manis sudah di masjid kampus. kami duluaaannn datang.. horee...

abis itu menata konsumsi piringan untuk peserta kajian.

Nah saat saya menata duku-duku di piring.. tiba-tiba Mbak Eva yang barusan datang menyeletuk.

"eh..ukuran duku ini kok aneh ya? besar kecil gini.. ni penjualnya nggak sempet Nyoortir dukunya ini. Baru kali ini saya lihat dulu begini.. biasanya ukurannya sama." katanya.

saya, tanpa sadar langsung mengambil 2 duku besar dan 2 duku kecil, lalu saya jejer di lantai. kontan saja yang lain pada nanya saya mau ngapain. dengan santai saya bilang "Mau buat keluarga Duku." kata saya acuh.

Kontan aja yang lain pada Tertawa...

Ini keluarga duku yang saya buat :D

melihat aksi saya yang kocak (semua jadi ikut terpingkal termasuk saya) -- yach.. sudah terkenal sebagai gadis yang suka luchu abis (walaupun di saat tertentu masuk kategori serius abisss) hohoho.

Akhirnya saya menjelaskan ke mbak Eva, dan Anis kalau ini bukan kesalahan tukang duku yang tidak shortir duku sesuai besar duku yang sama. ini masalah keluarga duku. Justru kita harus berterimakasih kepada penjual duku karena tidak memisah-misahkan duku sesuai besarnya. bisa jadi duku-duku yang besar itu adalah mama dan papa dari duku-duku kecil :P

huaa... ini mah strategi ngawur saya..cuman buat luchu-luchuan.. tapi masuk akal juga... hohoho.

___ yap kajian MCT kita siang ini tentang PSikologi Islami. intinya, pelajaran Psikologi itu adalah Science of Behavior, ilmu ini akan menjadi buta jika tanpa didasari Islam, sebagaimana ilmu psikologi dasarnya adalah mengesahkan seseorang melakukan sesuatu asalkan itu membuatnya senang, entah itu mabuk, sex atau apapun.

nah..di sinilah peran psikologi ISlam itu, Dr Yeniar (dosen psikologi) menjelaskan kalau islam memberikan batasan yang benar-benar indah. ilmu psikologi menjadi berakhalak dengan basic islam.

ilmu apapun itu tergantung pada tangan siapa ilmu itu berada, untuk itu sebagai muslimah..kita harus mengupayakan menebar ilmu dengan tetap berbasic ISLAM sebagai petunjuk. Okey.



Dengan Berakhirnya MCT sore ini, berakhir jugalah kisah para KELUARGA DUKU di Piring-piring ini..karena habis terlahap peserta.. Alhamdulillah. Keluarga duku memberi manfaat di Acara MCT. Hihihi


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANJI ALLAH KEPADA ORANG-ORANG YANG TIDAK BERIMAN

PROSES PEMBUATAN TEMPE AL-AMAN (COCOK UNTUK NEGARA 4 MUSIM).

JEJAK LANGKAH KAKI LELAKIKU