MY HEROES


Dear All,

ada peran orang yang luar biasa dalam setiap jengkal keberhasilan kita. sekecil apapun. Bapak Ibu Guru juga salah satu sumber utama. Karena mereka adalah para pahlawan tanpa tanda jasa. 
Sebuah profesi yang mencetak jutaan generasi penerus bangsa.
Sebuah profesi yang merasa tanpa pamrih jika yang mereka yang di ajar justru kelak jauh lebih pandai darinya.
Sebuah profesi yang masih kurang mendapat perhatian dan disepelekan oleh beberapa pihak.
Sebuah profesi yang mendapatkan gaji tak seberapa tapi dengan pengabdian luar biasa.
Sebuah profesi yang benar-benar telah menginspirasiku.
Dan tahukah teman, 
Sebuah profesi yang tidak pernah menyurutkan langkahku untuk mengikuti jejak langkahnya.
Dan aku...
Ingin menapaki setiap jejak langkah yang telah ditorehkan oleh MY-HEROES, guru-guruku dalam kesehariannya. yang senantiasa mengilhami setiap langkahku untuk senantiasa berbuat hal-hal yang bisa memotivasi orang lain. sekecil apapun itu.
Dan itulah sebabnya aku sekarang menempuh jalan yang sama dengan mereka.. memilih sebuah profesi sederhana untuk mencedarkan anak bangsa. 
Karena aku ingin seperti mereka.
-----
Tahukah kau kawan?
Ada seorang guru SD yang selalu mendampingi saya belajar hal-hal kecil, ada seorang guru SMP yang berani memberi nilai di rapor saya sempurna (10) - dan darinya saya menemukan semangat yang luar biasa untuk mengukir mimpi. Di SMA, ada seorang guru yang banyak dicela dan diperbincangkan oleh siswa, tapi justru Guru yang satu itulah yang membuat saya menyadari hal yang bisa saya maksimalkan diri saya, Guru sederhana yang banyak dicela itulah justru semangat saya, karena ia satu-satunya guru yang pertama kali mengetahui minat saya, karena ialah yang menawari saya untuk menekuni menulis. padahal kenal dekat dengannya pun tidak. Dan subhanallah, jasa beliau tidak akan pernah saya lupakan. Saat Kuliah, kembali ada yg menjadi inspirasi saya, sekarang tidak hanya satu, tidak hanya guru lelaki sebagaimana motivator saya sejak SD, kali ini ada dua, satu laki-laki dan satu perempuan. Guru perempuan (dosen) itu membuat saya untuk semakin dekat dengan Orang tua dan orang di sekitar saya, membuat saya menjadi orang yang peduli dengan kondisi sekitar. dan, ada seorang guru laki-laki yang ia bersedia meluangkan waktunya untuk mengecek grammar dalam essay saya, yang membuat saya bisa go Abroad untuk pertama kali, menginjakkan Amerika. jasa mereka sungguh tak akan pernah saya lupakan, walaupun sekarang saya sudah menjadi rekan kerja. semoga semua yang telah beliau berikan, akan mampu memotivasi saya untuk melakukan hal serupa kepada mahasiswa saya nantinya, saya ingin belajar menjadi seorang guru yang bisa memberikan motivasi untuk mereka.

Walaupun banyak sekali pekerjaan yang menawarkan gaji berlipat ganda dibandingkan menjadi seorang pengajar di universitas, pengajar kontrak apalagi...
Tapi aku masih sabar menjalani langkah ini.

Bukan karena aku terpaksa,
tapi karena aku sadar betapa besar tugas, tanggung jawab dan mulianya pekerjaan yang tengah ku emban ini.
Aku semakin hari semakin yakin, bahwa di sinilah tempatku mengabdi.
Berdiri di depan mahasiswaku, memberikan motivasi dan semangat untuk mereka , 
untuk terus berkarya demi masa depan bangsa.

Aku sadar satu hal,

Indonesiaku tercinta, tempat di mana semua tersedia, kaya akan sumber daya alam, 
Tapi, negeri ini masih ber-hibernasi. Negeri ini masih membutuhkan banyak pengajar yang bisa menginspirasi di seluruh pelosok negeri.
Di banyak area, masih banyak anak-anak muda, tunas-tunas bangsa yang masih belum tereksplore sumber daya nya, yang masih membutuhkan pengajar yang senantiasa memompa semangat mereka.
Dan aku ingin semnjadi salah satu diantaranya. 

***


Mereka, para guru saya, sosok-sosok yang banyak mengilhami saya, dimanapun berada, semoga selalu dalam limpahan berkah dan kemudahan dari Allah. Amin.

Lomba Blog: di SINI


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANJI ALLAH KEPADA ORANG-ORANG YANG TIDAK BERIMAN

PROSES PEMBUATAN TEMPE AL-AMAN (COCOK UNTUK NEGARA 4 MUSIM).

MINYAK KAPAK - TRADISI KELUARGA..TAPI BUKAN DI DALAM BUS