Penantian pada sang Belahan Jiwa.

Siapakah pemegang jiwa-jiwa dan hati-hati kita ini?
tak lain dan tak bukan adalah Allah SWT.
Ketika hati ini merasa sendiri,
maka yakilah bahwa Allah senantiasa ada di dekat kita.

Aku,
di usia ini tengah menginjak selalu bertambah
ada beberapa hal yang mulai menggelitik di hati
tentu saja tentang kehidupan di hari selanjutnya
dan tentang sang pujaan hati, belahan jiwa nan sejati,
calon suami nanti

dalam malam sunyi dalam sujudku,
ku berharap agar Engkau siapkan seorang belahan jiwaku
bagian lengkap dari tulang rusuk
yang menanti tulang rusuk yang tengah terdampar tak bertuan di sini

Aku selalu meyakini JanjiMu,
muslimah yang solihah dengan mereka para soleh yang selalu dekat denganMu

Semoga Engkau selalu menjaga hati dan cinta ini
pada belahan jiwaku yang kelak akan merajut cinta KarenaMu.

Ya Allah, jagalah kesucian hati ini, dalam penantian sang pujaan hati,
Engkaulah sebaik-baik penjaga Engkaulah sebaik-baik perencana..
Jika tiba waktuku,
ku ingin bersama dalam dekapan ia,
sang pujaan hati,
dengan cara yang benar,
dengan proses yang halal ya Allah,
Engkaulah yang maha tahu hati hamba,
seperti apa hati ini bermunajat kepada siapa hati ini hanya patut tertambat
Engkaulah ya Allah sebaik-baik tempat mengadu dan memohon.
perkenankanlah ya Allah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANJI ALLAH KEPADA ORANG-ORANG YANG TIDAK BERIMAN

PROSES PEMBUATAN TEMPE AL-AMAN (COCOK UNTUK NEGARA 4 MUSIM).

JEJAK LANGKAH KAKI LELAKIKU