RAGU BEKAM DAN AKUPUNTUR


Rencananya, sore ini saya ada program bekam, dibekam maksudnya..saya yang mau jadi pasien, sudah lama saya tidak dibekam, jadi ingin melaksanakan sunah rasul untuk terapi bekam ini, ternyata, janji jam 4 terapisnya datang ke kos saya untuk membekam saya, saya tunggu mpe jam 5 belum datang, akhirnya saya memasak dech, sambil terapisnya saya sms kok belum datang, ternyata terapisnya baru datang dr luar kota n baru free habis maghrib ntra, sedangkan kalau sudah habis magrib ke atas..sang suami dari terapis saya melarangnya keluar rumah..jadi saya sangat menhghargai dan mending dibekam lain kali saja... semoga saja bisa segera, soalnya saya sekalian pesan madu dan habbatussauda/ jinten hitam. intinya saya mengusahakan mengkonsumsi obat2an alami dan herbal untuk menjaga fitalitas tubuh, apalagi jadwal kerja yang padat, jadi saya memprioritaskan 3 hal utama yg juga disunnahkan Rasululloh yaitu Bekam, Madu dan Habbatussauda :)

ni hadist tentang berbekam:
Dari Abu Hurairah radhiallaahu 'anhu, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa berbekam pada hari ke-17, 19 dan 21 (tahun Hijriyah), maka ia akan sembuh dari segala macam penyakit.” (Shahih Sunan Abu Dawud, II/732, karya Imam al-Albani)

ni hadist dan al Qur'an tentang madu dan berbekam: :)
“Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan”. (QS An- Nahl: 69).
madu:


Sedangkan hadits shahih Rasulullah S.A.W yang mengungkapkan madu sebagai obat adalah sebagi berikut: Dari Ibnu Abbas R.A. dari Rasulullah S.A.W. : ”Kesembuhan dari penyakit itu dengan melakukan tiga hal : berbekam, minum madu dan dibakar dengan besi panas. Tetapi aku melarang umatku membakar dengan besi panas itu”.

yang ni hadist tentang habbatussauda/ nigella sativa/ jinten hitam:
"Konsumsilah Habbatus Sauda. Sesungguhnya padanya terdapat obat bagi segala penyakit kecuali kematian" (HR Bukhari).
ni gambar habbatussauda (bukan promosi) tapi kebetulan sama dengan punya saya--yang saya sering konsumsi :)



intinya saya ga jadi dibekam sore ini, eh malah temen saya nanya tentang bekam, akhirnya ya saya tanggepin juga, coz penting.
-----
begini pertanyaanya:

Assalammualaikum ma. My nanya..aku lagi ngikut terapi buat maagku ma, trus aku ragu kalo besok2ny nympe pada tahap bekam atau akupuntur. Ma, alat yang dipake tuk bekam atau akupuntur tu bisa nularin penyakit g ma??? misal AIds, bukannya ada darah yang kluar dari proses tsb. Aku jadi ragu cz Aids udah ada di kabupooaen ni..ditunggu yah ma penjelasannya, di internet masih sedikit skali info soal ini.
..

saya balas begini (sesuai pengetahuan saya, karena kebetulan juga pernah belajar bekam,iridologi dan palmistri) :P

waalaikumsalam. Dear, jadi gini dear:
pasien yang mau dibekam itu didiagnosa terlebih dahulu dengan palmistry ataupun iridologi (diagnosa garis tangan dan iris mata) dari situ nanti bisa terdiagnosa apakah seseorang menderita Aids atau tidak, jika seseorang terkena aids, ia tidak boleh dibekam.

kalau misal seserang terapi herbalist atau terapist lain yang mau melakukan bekam tidak bisa mendiagnosa seseorang itu menderita AIDS atau tidak, maka tidak perlu kuatir dear... insyaAllah aids tidak menular melalui bekam maupun akupuntur..
kenapa demikian?
begini, sebagaimana kita tahu bahwa AIDS menular dari darah ke darah atau jarum yang habis dipakai seseorang yang mengidap AIDS kemudian kita pakai untuk melakukan terapi ke tubuh kita, baru bisa menimbulkan penularan AIDS,


kalau bekam dan akupuntur itu begini...
Bekam itu, memang menggunakan jarum, tapi jarum yang sudah dipakai orang lain akan dibuang, jarum untuk pasien bekam satu dengan pasien bekam yang lainnya itu berbeda, jadi kalau ada pasien baru, maka jarum yang dipakai untuk menusuk juga baru.


cb Winda pastikan ke terapist yang akan membekam, pasti bisa dipastikan kalau jarumnya pasti baru, itu sudah ketentuan bekam resmi.

alat lain dari bekam seperti Cup bekam yang untuk meng-cup hasil tusukan (jika bekam basah) itu juga biasanya mengalami sterilisasi terlebih dahulu, memang sich, tidak disterilkan resmi seperti di rumah sakit, tapi biasanya melalui proses pemasakan natau perendaman dengan alkohol, jadi juga steril....

untuk hal ini nanti cb pastikan ke terapist dulu beberapa hari sebelum tindakan, bilang aja agar jarum dan alat lainnya sidterilkan. ok.

untuk terapistnya sendiri, biasanya memakai sarung tangan/hand scoon untuk mengurangi resiko penularann atau infeksi.

untuk akupuntur, jangan kuatir juga dear, jarum akupuntur ketentuannya juga hanya untuk sekali pakai, jarum2 yang akan ditusukkan di titik2 tertentu bagian tubuh kita itu biasanya baru alias produk masih segelan, kalau dah selesai satu orang jarumnya juga akan dibuang, jadi insyaAllah tidak menularkan AIDS.. atau penyakit lainnya.

-----

semoga saja jawaban saya bisa sedikit membantu. amin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANJI ALLAH KEPADA ORANG-ORANG YANG TIDAK BERIMAN

PROSES PEMBUATAN TEMPE AL-AMAN (COCOK UNTUK NEGARA 4 MUSIM).

MINYAK KAPAK - TRADISI KELUARGA..TAPI BUKAN DI DALAM BUS